Jumat, 18 Mei 2012

Pemahaman tentang ruang atau region

Pemahaman tentang ruang atau region

Pendahuluan
-    Definisi geografi dan kedudukanya terhadap konsep ruang
-    Konsep ruang pada study geografi

Pengertian Ruang

-    Uniquenness of a place or region
Keunikan dari sebuah tempat atau wilayah
-    The relation of man and environment
Sebuah hubungan antara manusia dan lingkungan
-    Systematically explain location and spatial interaction
Sistem yang menjelaskan tentang lokasi dan interaksi keruangan


The Core of elements of the science of geography (element inti dari ilmu geografi)

-    Space (ruang)
-    Spatial relation (hubungan keruangan)
-    Change space (perubahan ruang)
•    Bagaimana struktur fisik dari ruang
•    Bagaimana hubungan manusia dengan semua ruang
•    Bagaimana organisasi social manusia yang ada didalam suatu ruang
•    Bagaimana gambaran kita dan penggunaan suatu ruang

Three approach to the study of geography (3 pendekatan dalam belajar geografi)
1. Traditional

Lebih ditekankan pada karakteristik dari suatu wilayah.



2. Ecologycal
ditekankan pada hubungan antara manusia dengan lingkungan.



3. Behavior (tingkah laku, aktivitas)
Penjelasan pada peran tempat dan ruang, karakteristik dalam alam (manusia, tempat, tingkah laku) dan efek dari pola hubungan manusia di dalam ruang.






Space menurut Godall
Istilah ruang secara tidak langsung menyatakan area yang luas, ada bentuk absolute dan relative dari geografi manusia.
Absolute space
-    Jelas, dari fisik, nyata
Ruang yang nyata, dan fokus pada karakteristik, konsentrasi dan disperse
-    Sangat ditekankan bagi para pembuat peta yaitu dengan ukuran yang tepat dari sebuah lokasi dan selanjutnya dimasukkan dalam analisis keruangan.
Relative Space
-    Lebih di tekankan pada aktivitas dalam ruang

Teori lokasi dalam pengembangan wilayah

Teori lokasi dalam pengembangan wilayah


Penyuluhan kehutanan merupakan salah satu dari sekian banyak mata kuliah yang di berikan di Fakultas Kehutanan. Berikut ini adalah rangkuman dari beberapa bab tentang penyuluhan kehutanan khususnya tentang "teori lokasi', semoga bermanfaat.
Teori lokasi adalah
•        Ilmu yang menyelidiki tata ruang kegiatan ekonomi
•        Ilmu yang menyelidiki alokasi geografis dari sumber-sumber yang potensial, serta hubungannya dengan atau pengaruhnya terhadap keberadaan berbagai macam usaha atau kegiatan lain baik ekonomi maupun sosial.
1. Teori Tempat Sentral (Christaller)
Modal ini dikembangkan untuk suatu wilayah abstrak dengan ciri-ciri sebagai berikut:
•        Wilayahnya adalah daratan, semua adalah datar dan sama
•        Gerakan dapat dilaksanakan ke segala arah
•        Penduduk memiliki daya beli yang sama dan tersebar secara merata pada seluruh wilayah
•        Konsumen bertindak rasional sesuai dengan prinsip minimalisasi jarak/biaya.
2. Modal Von Thunen
Membahas tentang perbedaan lokasi dari berbagai kegiatan pertanian atas dasar perbedaan sewa tanah (pertimbangan ekonomi).
Asumsi-asumsi dalam model Von Thunen:
•        Wilayah analisis bersifat terisolir sehingga tidak terdapat pengaruh pasar dari kota lain.
•        Tipe pemukiman adalah padat di pusat wilayah (pusat pasar) dan makin berkurang kepadatannya apabila menjauhi pusat wilayah.
•        Seluruh fasilitas model memiliki iklim, tanah dan topografi yang seragam.
•        Fasilitas pengangkutan adalah primitif (sesuai pada zamannya) dan relatif seragam.
•        Ongkos ditentukan oleh berat barang yang dibawa kecuali perbedaan jarak ke pasar, semua faktor alamiah yang mempengaruhi penggunaan tanah adalah seragam dan konstan.

3. Teori lokasi biaya minimum Weber
Teori ini menganalisis lokasi kegiatan industri. Asumsi-asumsi yang digunakan Weber:
•        Unit telaahan adalah suatu wilayah terisolasi, iklim yang homogen, konsumen terkonsentrasi pada beberapa pusat, dan kondisi pasar adalah persaingan sempurna.
•        Beberapa sumber daya alam seperti air, pasir dan batu bara tersedia dimana-mana dalam jumlah yang memadai.
•        Material lainnya seperti bahan bakar mineral dan tambang tersedia secara sporadis dan hanya terjangkau pada beberapa tempat terbatas.
•        Tenaga kerja tidak tersebar merata tapi berkelompok pada beberapa lokasi dan dengan mobilitas yang terbatas.
4. Teori lokasi pendekatan pasar Losch
Teori ini melihat persoalan dan sisi permintaan (pasar). Lokasi penjual sangat berpengaruh terhadap jumlah konsumen. Makin jauh dari pasar, konsumen enggan karena biaya transportasi tinggi.

PERAN GEOGRAF DALAM MEMBANGUN BANGSA INDONESIA

PERAN GEOGRAF DALAM MEMBANGUN BANGSA INDONESIA

PERAN GEOGRAF DALAM MEMBANGUN BANGSA
(Indonesia butuh Geograf, Geograf mampu memandang luas Bangsa Indonesia)
Tugas mata kuliah pengantar geografi oleh Sarono prodi Kartografi Pengindraan Jauh UGM 2010

                         Indonesia adalah negara kepulauan negara yang memiliki beribu pulau dan lebih dari setengah nya adalah lautan, dengan terpisah nya banyak pulau dari pulau lain oleh daratan maka bukan tindakan yang mudah untuk mempersatukan bangsa ini. Banyak nya suku yang ada di Indonesia semakin memperkuat negara Indonesia sebagai bangsa yang majemuk bangsa yang memiliki banyak keragaman. Dari satu daerah kedaerah lain, dari satu kawasan ke kawasan lain , dari satu wilayah ke wilayah lain akan dijumpai beragam budaya yang berbeda-beda. Hingga suatu syair tercipta " Dari sabang sampai merauke berjajar pulau-pulau sambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia" yang jadi pertanyaan siapa yang mempersatukan bangsa yang begitu majemuknya ini? Bukan perkara mudah untuk membuatnya dalam satu kesatuan sebagai bangsa yang besar. Lalu siapa yang dapat mempersatukan? Bung Karno kah? Dalam salah satu pidatonya menyatakan bahwa bangsa Indonesia adalah Bangsa yang besar, bangsa yang memiliki banyak pulau dan budaya sehingga perlu adanya ahli untuk menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang besar di mata dunia.                  Maka semenjak itu berkumandang yang namanya Geografi Regional Indonesia dalam sistem pembelajaran di Indonesia, Tapi sekarang masih adakah hal tersebut? Entah faktor politik apa yang di pakai di masa sekarang ini hingga pemersatu bangsa di jadikan nomor kesekian dalam prioritas bangsa. Namun memang bukan Geografi Regional Indonesia yang sekarang dibutuh kan oleh bangsa ini melainkan GEOGRAF SEJATI lah yang sangat di butuhkan oleh bangsa modern yang memiliki berbagai kemajemukan seperti Indonesia saat ini.
Apabila Bung Karno masih hidup atau ada Bung Karno dalam negeri ini pasti beliau akan berkata bahwa bangsa ini rindu akan geograf rindu akan kualitas seorang geograf dalam membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang satu bangsa yang cinta akan Indonesia dan Bangsa yang besar di mata dunia. Sebesar itukah penting nya seorang geograf dalam membangun bangsa ini, tentu saja benar. Seorang geograf punya akan skill kewilayahan, punya totalitas dalam analisis keruangan, luas akan pandangan keragaman budaya, kaya akan wawasan dan teori-teori sosial kemasyarakatan, dan tentunya penuh akan jawaban mengenai permasalah yang dialami bangsa Indonesia.
                      Memahami mengenai masalah yang dialami bangsa ini akan sangat komplek dan perlu seorang yang mampu memanagement semuanya sehingga semua masalah dapat diselsesaikan sesuai porsi dan tatacara yang tepat dan akurat. Seorang geograf memiliki apa yang semua yang diharap kan , sekarang mampukah geograf yang hanya sekian persen dari ahli di Indonesia mengangkat bangsa ini menjadi bangsa raksasa di dunia. Seorang geograf akan menerapkan pola berfikir yang tepat dalam menangani sebuah masalah, dari geograf question sampai analisi pola keruangan.  Mengkaji masalah yang ada di suatu negara pastinya akan memulai dari pemerintahan itu sendiri, karena suatu pusat pengaturan suatu negara terletak pada suatu pusat atau inti yaitu pemerintahan, kemudian akan akan menuju semakin keluar hingga masalah kemasyarakatan.



(gambar tidak di up load)








Ilustrasi sentralitas pemerintahan di suatu negara

Pemerintahan
                 Segala sesuatu pasti memiliki pusat atau inti yang mengatur segala yang ada di luar, seperti hal nya suatu negara didalamnya pasti ada yang mengatur yaitu pemerintahan. Meskipun bangsa Indonesia menganut sistem demokrasi dimana rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi namun perlu di pahami bahwa rakyat dapat memliki kekuasaan tertinggi tentunya karena ada sistem pemerintahan yang mendukung. Pada kenyataannya sistem pemerintahan yang ada saat ini justru membuat rakyat semakin menderita, membuat para tikus-tikus pemerintahan semakin gemuk. Rakyat semakin menderita dan penuh akan tipu daya KKN di sana-sini. Ada yang salah dengan pemerintahan sekarang? tentunya sangat besar kesalahan yang ada saat ini dalam pemerintahan saat ini, sistem pemerintahan yang justru cenderung akan budaya barat, sistem pemerintahan yang mengagungkan budaya yang bukan dari negara kita sendiri. Lalu seperti apakah sistem pemerintahan yang menjunjung tinggi budaya kita sendiri? Coba kita flashback ke masa lalu dimana bangsa kita menjadi bangsa yang besar dan memiliki banyak jalur perdagangan internasional sehingga banyak kapal dagang internasional yang singgah di negara ini yaitu jauh ke jaman kerajaan. Mengapa negara kita mengabaikan apa yang telah dibangun oleh para pendahulu kita, Kerajaan Sriwijaya, Maja pahit, Mataram, dan masih banyak kerajaan besar yang dibangaun dengan sistem pemerintahan kerajaan yang sekarang ini justru hanya menjadi penghias buku anak SMA saja.
1.     Sistem pemerintahan kerajaan di masa lalu

(gambar tidak di up load)

2.    Sistem pemerintahan demokrasi sekarang ini

(gambar tidak di up load)

3.    Jika diambil kelebihan di masing-masing sistem pemerintahan

(gambar tidak di up load)


                      Bukan sesuatu yang mustahil justru sistem kerajaan yang akan membuat bangsa ini menjadi bangsa yang besar, selain original dari nenek moyang bangsa indonesia sistem kerajaan juga banyak diterapkan dinegara besar seperti Inggris, lalu mengapa justru kita menganut sistem pemerintahan yang mengekor pada budaya dari bangsa lain. Perpaduan antara modernisasi dan intelektual jaman sekarang dengan Sistem pemerintahan kerajaan pastinya akan menjadikan Indonesia kembali akan jaya bak jaman sriwijawa menjadi raja selat malaka, gagah seperti patih gajah mada, dan mengaum seperti harimau mataram di kanca internasional.

Pendidikan
                 Bangsa yang besar tentunya adalah bangsa yang luas akan wawasan dan kemampuan, dan semua ini tentunya pendidikan yang mampu untuk mewujudkannya. Sistem pendidikan yang carut marut yang sekarang ini menjadi masalah tersendiri yang mesti menjadi perhatian besar bagi seorang geograf karena ketidak merataan pendidikan di Indonesia. Seprti yang dapat kita lihat bahwa jawa masih menjadi sentral dalam masalah pendidikan, bahkan karena begitu sentralnya di masyarakat luar jawa mengagunggkan orang jawa yang datang ke daerah mereka. sebut saja wilayah batam, Ketika orang jawa bersertifikat / ijazah sekolah maupun perguruan tinggi apapun asal dari jawa pasti di perlakukan istimewa dibanding yang lain dalam urusan mendapatkan pekerjaan. Apakah kemampuan orang di jawa lebih dibanding orang luar jawa tentu saja tidak, banyak jiara olimpoade yang berasal dari luar jawa bahkan dari Ambon dan Papua. Lalu ada apa  yang salah? tentunya sistem pembelajaran kita yang kurang dapat mempersatukan bangsa kita yang dipisahkan oleh lautan ini. Memang pemisah inilah yang menjadi masalah yang harus dipecahkan, kalau sekarang orang luar jawa untuk belajar ke jawa mesti banyak biaya dan perekonemian di luar jawa yang sebagian besar masih keberatan dengan besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pergi kejawa. Kalau sedemikian rupa mengapa tidak kualitas pendidikan yang kita salurkan ke luar jawa, yaitu membangun UGM kedua di sumatra, UGM ketiga di Kalimantan , UGM keempat di papua, dan seterusnya sehingga mereka yang diluar jawa mendapatkan kualitas pendidikan yang setaraf dengan yang ada di jawa.

                      Masalah lain adalah mahalnya biaya pendidikan, tentunya ini menjadi masalah yang begitu rumit karena menyangkut ekonomi masyarakat dan anggaran pemerintah bahkan kalau urusan uang masalah yang ringan akan menjadi masalah panas. Kalau dipikir-pikir apabila rakyat pendidikannya baik maka perekonomian maayarakan akan baik pula sehingga negara akan maju pula. Berarti negara lah yang nantinya memperoleh hasilnya lalu mengapa negara saja yang menjamin biaya pendidikan. "Sekolah Gratis" kata itu hanya akan terdengar pada saat kampanye saja, pada kenyataan sampai sekarang biaya sekolah mahal. Katanya gratis tapi pemerintah mengijinkan adanya pungutan a-z, bahkan dengan embel-embel SSN (Sekolah Strandar Nasional) atau RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) sekolah dapat menentukan besarnya biaya pendidikan. Seharusnya "Gratis" ya gratis saran saja kepada para dewan silahkan buka Kamus Besar Bahasa Indonesia apa makna gratis tersebut. kalu anggaran 20% masih kurang mengapa tidak bisa menambahkan dari sumberlain. Misalnya kalau dikalangan seolah ada hari jumat sebagai hari jumat sehat mengapa di kalangan anggola dewan maupun instansi pemerintah tidak bisa dibuat sebagai jumat amal, yaitu pada hari jumat para pegawai menginfaqkan sebagian gaji untuk biaya sekolah kalau perlu langsung dipotong dari rekening secara otomatis. Sehingga infaq khusus pendidikan dapat menutupi kekurangan anggaran pendidikan sehungga tiadak ada pungutan dari a-z. Dan akhirnya sekolah gratis ya gratis 100%.

                      Kurikulum pendidikan Indonesia yang tidak jelas juga menjadi masalah tersendiri, Kurikulum yang sering gonta-ganti tian tahunnya membuat arah pendidikan yang sukar untuk ditentukan. Bahkan pelawak kondang sule pernah mengkritik pendidikan kita "Kalo aquarium gonta-ganti ikannya jadi cepat mati, kalo kurikulum gonta-ganti orang tua yang mati karena mesti beli buku tiap hari" lawakan tersebut merupakan sindiran kepada pemerintah yang sering mengganti kurikulum entah karena alasan apa, mungkin karena disuap oleh penerbit, jelas saja yang paling di untungkan apabila kurikulum gonta-ganti adalah penerbit karena bukunya tiap tahun akan selau diperbarui. Selain itu kurikulum yang masih menganut budaya barat juga menjadi salah satu alasan pendidikan kita kurang maju padahal sebenarnya bangsa kita punya akan pola pendidikan yang original indonesia, seperti adanya cipta,rasa,karsa bukannya itu sama juga dengan iq,eq dan esq yang di ajarkan budaya barat dan dilihat secara historisnya cipta,rasa,karsa yang ada di Indonesia lebih dulu ada dari pada iq, eq, dan esq. Sehungga pada akhirnya alangkah bagus nya bila sistem pendidikan kita mengangkat keoriginalan Indonesia yaitu dengan cara pembelajaran yang diajarkan Ki Hajar Dewantoro dan masa kerajaan yang dikombinasi dengan modernisasi pasti akan menjadikan pendidikan Indonesia besar dan asli Indonesia.

Ekonomi
              Seperti yang sudah di paparkan dalam masalah pendidikan diatas jika suatu negara pendidikannya maju maka perekonomian negara tersebut juga akan maju. Namun masalah yang ada sekarang adalah masalah ekonomi yang ditunggangi oleh kepentingan politik sehingga kebijakan yang di ambil banyak yang banyak yang tidak pro rakyat. Hanya pada masa kampanye saja para petinggi mengatakan pro rakyat dan selebihnya terserah para pejabat. Seperti kebijakan century yang penuh akan unsur politik didalamnya walaupun banyak alasan katanya demi menyelamatkan perekonomian negara. Sehingga perlu di kaji kembali kebijakan yang seharusnya memoerbaiki perekonomian rakyat atau malah merusak perekonomian bangsa. Indonesia adalah kaya akan kebudayaan mengapa kebudayaan tersebut tidak kita jadikan ikon dari perdagangan internasional Indonesia, sehingga ketika kita banyak mengekspor hasil budaya dari daerah-daerah di Indonesia secara langsung kita membuka lapangan pekerjaan bagi masyarkat di daerah tersebut.Selain itu negara kita adalah negara agraris dimana banyak penduduk yang bekerja di sektor pertanian namun mengapa banyak petani yang tidak sukses? mungkin banyak faktor namun salah satunya adalah biaya produksi yang tidak sepadan dengan biaya dan tenaga produksi menjadi faktor utama di Indonesia, dan yang paling besar peranannya dalam pembengkakan biaya produksi adalah pupuk. Meskipun pupuk sudah disubsidi namun harganya masih mencekik para petani di desa-desa. Sehingga apabila ingin mengankat perekonomian para agronomer (petani) murahkan pupuk, pupuk murah=harga produksi rendah dan harga sembako pun tidak akan melambung tinggi sehingga pada akhirnya rakyat menjadi makmur.

Mikroklimatologi ( Atmosfer, cuaca, iklim dan global warming )

Mikroklimatologi ( Atmosfer, cuaca, iklim dan global warming )


Permasalahan
Efek Rumah Kaca (Freen House Effect) MEningkatnya konsentrasi CO2 diatmosfer, 290 ppmv (part per million by volume tahun 1850, tahun 2000 meningkat menjadi 350 ppmv dan 100 tahun kemudian diperkirakan 580 ppmv
Global Warming
    Suhu rata-rata bumi akan meningkat 4.5 oC (100 tahun mendatang)
-  Degradasi Hutan (1.8 – 2 jt Ha/tahun) di Indonesia
Cuaca dan Iklim
Cuaca : Nilai sesaat (instantaneous) dari atmosfer, serta perubahan dalam jangka pendek (kurang dari satu\ jam hingga 24 jam) di suatu tempat tertentu di bumi.
Iklim : Sintesis atau kesimpulan dari perubahan nilai unsur-unsur cuaca (hari demi hari dan bulan demi bulan) dalam jangka panjang disuatu tempat atau pada suatu wilayah. Sintesis dapat pula diartikan dengan nilai statistik yang meliputi rata-rata, maksimum, minimum, frekuensi kejadian, peluang kejadian dsb.)
Iklim : sifat cuaca dalam jangka panjang dan pada daerah yang luas (representatif)

Klimatologi
Ilmu iklim yang membahas atmosfer sebatas ruang antara perakaran hingga sekitar puncak tajuk tanaman atau sifat atmosfer di sekitar permukaan tanah (near the ground) disebut mikro klimatologi.  Unsur-unsur iklim tersebut mudah terpengaruh oleh perubahan pemanasan dan pendinginan permukaan tanah dan benda atau tumbuhan setempat. Klimatologi Hutan, mencakup mikroklimatologi, mesoklimatologi (mencakup wilayah lebih luas) dan makro klimatologi (iklim global) Klimatologi hutan membahas pengaruh hutan terhadap iklim dan sebaliknya iklim mempengaruhi ekosistem hutan


Manfaat Informasi cuaca dan iklim


  • Meningkatkan kewaspadaan terhadap akibat-akibat negatif yang dapat ditimbulkan oleh keadaan cuaca/iklim yang ekstrem misalnya kekeringan,  banjir serta angin kencang. 
  • Menyesuaikan diri atau berusaha untuk menyelenggarakan kegiatan dan usaha yang serasi dengan sifat cuaca dan iklim sehingga terhindar dari hambatan dan kerugian yang diakibatkannya
  • Menyelenggarakan usaha dan kegiatan di bidang teknik,, sosial dan ekonomi dengan menerapkan tenologi pemanfaatan sumberdaya cuaca dan iklim.

Mekanisme Pembentukan Cuaca dan Iklim

  1. Pancaran Radiasi Surya
  2. Letak Lintang (latitude)
  3. Ketinggian Tempat (altitude)
  4. Posisi tempat terhadap lautan
  5. Aliran MAssa Udara
  6. Pusat tekanan tinggi dan rendah semi permanen
  7. Halangan oleh pegunungan
  8. Unsur cuaca/iklim: radiasi surya, suhu, tekanan udara dan angin
KEDELAPAN UNSUR TERSEBUT MENGENDALIKAN DELAPAN UNSUR DIBAWAH INI
  1. Penerimaan radiasi dan lama penyinaran surya
  2. Suhu udara
  3. Kelembaban udara
  4. Tekanan Udara
  5. Kecepatan dan arah angin
  6. Evaporasi
  7. Presipitasi
  8. Suhu tanah
SEHINGGA MENGHASILKAN

Distribusi tipe cuaca dan tipe iklim


Atmosfer

Berisi partikel-partikel halus yaitu gas (udara kering dan uap air), cairan (butir air atau awan) dan aerosol (bahan padatan misalnya debu). Partikel yang ringan berada di atas yang berat sehingga makin mendekati permukaan bumi kerapatan partikel di atmosfer meningkat.Udara Kering: Gas utama (N2, O2, Ar, CO2) dan gas lain Uap air, lebih banyak di daerah tropika (45 dari dari volume atm) Aerosol; kristal garam (40%), debu (20%), Abu (10%), asap (5%), mikroorganisme (25%)

Adapun lapisan-lapisan atmosfer
1. Troposfer
Ketinggian dari permukaan laut hingga 8 km di kutub dan 16 km di Equator. Rata-rata ketinggian puncak troposfer adalah 12 km.Satu-satunya lapisan atmosfer yang mengandung air (uap, air dan es) dan berlangsung evaporasi dan kondensasi Ruang terjadinya turbulensi dan sirkulasi udara, mengalami pembentukan dan perubahan cuaca seperti angin, awan, hujan, badai, kilat dan guntur Terjadi pemindahan energi (surya), kecepatan angin bertambanh dengan bertambahnya ketinggian. Terjadi  pemanasan dan pendinginan permukaan bumi. Suhu udara bertambah turun dengan bertambahnya ketinggian (Lapse rate), rata-rata -6.5 K setiap kenaikan 1 km.
 
2. Stratosfer
Lapisan kedua diatas troposfer Ketinggian 12 – 50 km diatas permukaan laut.Tidak mengalami turbulensi dan sirkulasi Mengandung gas ozon (O3) (berperan melindungi bumi dari radiasi ultra violet (uv) yang berlebihan

3. Mesosfer
Ketinggian 50 – 80 km. Perubahan suhu terhadap ketinggian lapse rate
Suhu udara -5oC pada dasar lapisan hingga -95oC pada puncak lapisan
Tidak mengalami turbulensi dan sirkulasi udara
Daerah penguraian O2 menjadi atom O

4. Termosfer
Ktinggian > 80 km, sangat jarang partikel gas yang mencapai lapisan ini. Puncak lapisan 100 km atau 250 km  dari permukaan laut, Lapisan berisi molekul N2, O2, N dan O.
Perubahan suhu terhadap ketinggian bersifat inversi suhu.
Suhu dari -95oC pada ketinggian 80 km hingga -50oC pada ketinggian 100km dan -38 oC pada ketinggian 110 km.
LApisan tempat berlangsungnya ionisasi gas N2 dan O2 sehingga disebut juga ionosfer. Diatas ketinggian 100 km, pengaruh radiasi uv dan sinar X makin kuat.

Peranan Atmosfer

  1. Sumber Gas dan air presipitasi
  2. Penyaring (filter) radiasi surya Sehingga kualitas spektrum yang sampai ke permukaan bumi tidak bersifat merusak organ tubuh makhluk hidup
  3. Pada sistem neraca ebergi radiasi, atmosfer sebagi buffer sehingga permukaan bumi terhindar dari pemanasan dan pendinginan yang berlebihan.
  4. Pada proses fisika di permukaan bumi, atmosfer pengatur kelestarian mekanisme cuaca dan iklim

Suhu Udara ( Ukuran kecepatan rata-rata molekul )

Proses pembentukan suhu udara
Suhu di permukaan bumi menggambarkan pengaruh radiasi netto (radiatif) yang dimodifikasi oleh aliran energi lain (non radiatif).
    Radiasi netto :
    Q* = (K↓ - K↑) + (L↓ - L ↑) = (1 – A) K↓ + (1 – ε) L↓
    Q* = radiasi netto
     K  = arus gelombang pendek (dari matahari)
     L  = arus gelombang panjang (hasil pancaran balik)
     A  = albedo (daya pantul)
     ε   = emisivitas (daya pancar)


Hubungan energi dan suhu

 Pada saat benda menyerap energi, suhu benda meningkat
 ∆E = ρc ∆T
∆E     = perubahan energi
ρ       = kerapatan benda
c       = panas spesifik
∆T  = perubahan suhu

Arus energi non radiatif

Q* = H + LE + G
H     = arus panas terasa ke udara
LE     = arus panas laten ke udara
G     = arus panas kedalam tanah

Panas terasa:
   -    mengalir dari suhu tinggi ke rendah
   -    terjadi karena udara yang kontak dengan permukaan  tanah yang panas, sehingga memuai dan naik

Panas laten
    -     berhubungan dengan pergerakan molekul uap air`dan pertukarannya
    -     terjadi karena penguapan(evaporasi)  dan pengembunan (kondensasi)

Panas ke lapisan tanah
    -     terjadi karena konduksi atau konveksi kalau mengandung air
   
Ke stabilan suhu terjadi karena ada keseimbangan antara berbagai arus energi
Pagi hari :
    -     suhu permukaan mulai meningkat waktu radiasi netto positip. Permukaan lebih panas dari udara, terjadi arus panas terasa ke udara
    -     Kalau di permukaan ada air, energi juga mulai menguapkan air
    -     Energi panas juga mulai dialirkan ke lapisan bawah tanah

Terjadilah keseimbangan

Keseimbangan berubah bila:
   -     terdapat aliran udara yang membawa panas dari tempat lain. Arus panas berbalik dari udara ke permukaan bumi
   -     kalau tanah dalam keadaan kering sehingga tidak ada arus panas laten

Malam hari :
-     Radiasi netto menjadi negatif, pendinginan secara radiatif mendominasi
-     Arus non radiatif (dari dalam tanah dan hasil pengembunan) mulai menuju permukaan bumi Kembali terjadi keseimbangan
   
Secara umum:

   Perpindahan energi non-radiatif cenderung meminimalkan perubahan suhu harian yang mungkin akan sangat besar jika hanya merupakan hasil pertukaran energi radiatif saja

Perbedaan suhu daratan dan lautan

Jumlah kapasitas konduktif udara – tanah 7 sedangkan udara – air 0.14 → selang suhu tanah 50 x air
Permukaan tanah memanas dan mendingin dengan lebih cepat
Tanah memiliki selang suhu yang lebih besar daripada permukaan air
Perbedaan disebabkan oleh panas laten jika ada evaporasi dan oleh kehadiran angin yang memindahkan panas

Pola suhu harian

Titik minimum terjadi awal pagi hari sebelum matahari terbit, maksimum terjadi beberapa waktu (jam 14.00) sesudah puncak matahari (jam 12.00) dan radiasi netto tercapai
Ketertinggalan suhu pada siang hari terutama sebagai akibat keseimbangan radiasi netto datang dan pergi
    - matahari terbit : sejumlah besar radiasi dibutuhkan untuk memanaskan tanah dan tanaman.  Sebelum permukaan menjadi hangat tidak terjadi arus panas terasa keudara


Profil vertikal di atmosfir

Panjang gelombang radiasi yang mencapai bumi
   - diatas ketinggian 80 km λ < 0.2 µm diserap oksigen
   - pada ketinggian 20 – 50 km λ antara 0.2 – 0.3 µm diserap ozon
   - yang akhirnya mencapai permukaan bumi λ > 0.3 µm

Cuaca, Iklim dan Atmosfer

1.Cuaca adalah keadaan atmosfer dalam waktu tertentu dalam suatu wilayah yang sempit, yang ditandai fenomena klimato seperti suhu, tekanan udara, arah dan keceatan angin, awan, curah hujan,
2.Iklim adalah cuaca rata-rata dalam suatu wilayah dalam kurun waktu yang lama ( bisa berpuluh-puluh tahun ) terjadi dalam ruang lingkup yang luas, dipengaruhi letaj lintang, letak geologi suatu wilayah, keadaan geografi lokal suatu wilayah.
3.Atmosfer adalah selimut gas yang menyelimuti permukaan bumi yang memiliki ketebalan hingga 570 km yang terdiri dari empat lapisan utama yaitu lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer.
4.Sebutkan 3 alasan atmosfer itu penting
  • atmosfer merupakan sumber air dan gas pretisipasi
  •  dalam sistem rafiasi sinar matahari atmosfer berperan sebagai pelindung bumi dari benda-benda asing dari luar angkasa.
  • dalam sistem fisika atmosfer merupakan penyeimbang bumi dari cuaca yang ekstrim
5.Komposisi gas yang paling banyak terdapat pada atmosfer bumi adalah nitrogen ( hampir 20%)
6.komposisi gas pembentuk atmosfer adalah nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon  (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya
7.Urutan volume (dari yang besar ke yang kecil) gas-gas yang terkandung dalam udara kering
  • nitrogen (78.17%)
  • oksigen (20.97%),
  • sedikit argon  (0.9%), 
  • karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya
8.Helium, Xenon dan Hidrogen termasuk dalam gas penyerta permanent
9.Ditinjau dari homogenitas kimiawi, maka struktur atmosfer adalah  tersusun atas partikel gas
10.Yang termasuk kedalam kelompok “permanent trace gas” di atmosfer adalah oksigen, nitrogen,
11.Sifat atmosfer bumi adalah 
  • tidak terlihat, tidak berasa, tidak bisa dipegang
  • merupakan gas tebal yang menyelimuti bumi hingga ketinggian 570 KM
  • batas meliliki batas secara jelas, karena atmosfer semakin tinggi maka kandungannya semakin hilang sefikit demi sedikit.
  • memiliki masa
12.Suhu terdingin atmosfer berada pada termosfer
13.Atmosfer bumi terdiri dari empat lapisan utama. Lapisan yang mengandung uap air dan merupakan tempat terjadinya pembentukan cuaca adalah troposfer
14.Lapisan ozon terdapat di Stratosfer
15.Di dalam troposfer, kenaikan elevasi diikuti dengan penurunan suhu udara. Jika kenaikan elevasi diikuti dengan kenaikan suhu udara, maka fenomena ini disebut : lasperate
16.Sebagian besar uap air di lapisan atmosfer terdapat di troposfer
17.Stratosfer dan troposfer berbeda disebabkan oleh karena per bedaan ketinggian dan peristiwa klimatologi yang terjadi di lapisan tersebut.
18.Sifat lapisan ozon adalah lapisan memiliki peran untuk melindunggi bumi dari radiasi sinar ultra violet yang berbahaya bagi mahluk hidup (kanker kulit)
19.oksigen di atmosfer tersusun/terbentuk oleh dua unsur oksigen ( O ) bebas
20. Disosiasi oksigen adalah pemecahan molekul oksigen dalam proses kimia yang menghasilkan satu atau lebih molekul lain
21.Karakteristik troposfer adalah lapisan tempat uanp air, debu, materi atmosfer, semakin atas sihu semakin dingin karena adanya konveksi dan konduksi dari permukaan bumi, Ruang terjadinya sirkulasi, turbulensi seluruh bahan atmosfer, yang beroengaruh
22.Stratopause terdapat di lapisan pemisah antara stratosfer dan mesosfer
23.Ionosfer terbentuk oleh Termosfer ( lapisan listrik)
24.Tropopause adalah lapisan yang ada di antara troposfer dan stratosfer

Siklus air

Siklus air


Siklus air atau daur hidrologi adalah pola sirkulasi air dalam ekosistem.
Proses-proses dalam Siklus Air, adalah sebagai berikut:
a)      Penguapan, yaitu proses perubahan air menjadi uap air dengan bantuan energi panas dari sinar matahari
b)      Transpirasi, yaitu proses penguapan air yang terjadi melalui tumbuhan
c)      Kondensasi, yaitu proses perubahan uap air menjadi tetes-tetes air yang sangat kecil (pengembunan)
d)      Transportasi, yaitu proses pengangkutan awan/uap air oleh angin menuju ke daerah tertentu yang akan kejatuhan hujan
e)      Hujan, yaitu proses jatuhnya tetes-tetes air “besar” (tumpukan tetes-tetes air kecil hasil kondensasi) sampai ke permukaan bumi
f)        Infiltrasi, yaitu gerakan air hujan menembus permukaan tanah kemudian masuk ke dalam tanah (Peresapan)
g)      Perkolasi, yaitu proses penyaringan air melalui pori-pori halus tanah sehingga air dapat meresap dalam tanah (Peresapan)
h)      Aliran Air Dalam Tanah, yaitu air hujan yang meresap ke dalam tanah dan mengalir di atas lapisan kedap air sampai muncul kembali di permukaan tanah sebagai mata air, atau mengalir hingga ke laut.
i)        Aliran Air Permukaan, yaitu air hujan yang tidak meresap ke dalam tanah melainkan menggenang atau mengalir di permukaan tanah.


Ringkasan  
•         Siklus Air atau daur hidrologi adalah pola sirkulasi air dalam ekosistem.
•         Di dalam Siklus Air ada beberapa tahapan yaitu: Penguapan/Transpirasi, Transportasi, Kondensasi, Hujan, Infiltrasi/Perkolasi, Aliran Air Bawah Tanah, dan Aliran Air Permukaan.